
Salam ……
Anda sudah menonton Film Spiderman: No Way Home? atau Avenger: End Game? atau SupermanVs Batman? atau Justice League? atau film film action lainnya. Seru kan? Apalagi jika anda menonton nya di Bioskop Waaah…. makin seru dengan tambahan efek suara yang menggelegar. Semakin memacu adrenalin kita saat menontonnya. Ukuran layar yang super lebar juga menambah keseruan kita dalam menonton film. Apalagi saat lampu dipadamkan,, yang membuat mata kita terfokus pada tampilan di layar, membuat kita semakin menikmati setiap adegan yang ditampilkan.
Sekarang, coba anda bandingkan pengalaman menonton film yang sama, tapi anda menonton lewat TV, Masih seru kan? Tapi Seru an mana bila dibanding menonton di bioskop? kita bisa memasang suara yang cukup keras dari tv kita, tapi lebih atraktif mana dibandingkan efek suara di bioskop. Lebih jauh, Bagaimana kesan anda terhadap film yang baru saja anda tonton, bandingkan saat anda baru saja menonton film yang sama di bioskop. Adakah perbedaan? Perbedaan Rasa? Perbedaan Sensasi? Perbedaan Emosi? bahkan Perbedaan Memori?…. mengapa berbeda? bukankah film nya sama saja?
Dalam ilmu Neuro Linguistic Programming atau dikenal sebagai NLP, dikenal sebuah Presupposisi “Every Experience has a structure” atau dapat diartikan bahwa setiap pengalaman yang dimiliki seseorang pasti terkandung struktur di dalamnya. Struktur tersebut pada akhirnya saling menopang membentuk sebuah Pengalaman dengan sensasi yang khusus. Sebuah contoh, pada suatu kejadian dimana seseorang sedang berteriak teriak, maka akan berbeda sensasi yang dirasakan orang yang melihatnya ketika seseorang tersebut berteriak di sebuah ruangan rapat saat terjadi rapat dengan ketika seseorang berteriak di pinggir lapangan saat pertandingan bola. Perbedaan sesnsasi tersebut dikarenakan Struktur yang menopang dua kejadian tersebut berbeda.
Sama halnya, bayangkan ketika anda sedang menonton sebuah film action yang seru, dengan efek suara menggelegar, adegan adegan pertarungan yang mendebarkan bahkan terkadang diwarnai cipratan darah. Pasti Seru,.,.,…. Sekarang bayangkan anda menonton film yang sama, TAPI,…. Gambarnya hitam putih……….. suaranya kecil atau kurang menggelegar, atau efek suaranya di ganti soundtrack lagu dangdut…….. bagaimana sensasi yang kira kira akan anda rasakan? di sinilah nampak bahwa setiap sensasi pada suatu peristiwa akan memberikan efek emosi yang khusus pula.
atau silakan bayangkan apa jadinya emosi kita jika mendengar lagi Ebiet G Ade di nyanykan dengan irama dangdut koplo???
Sama Halnya ketika seseorang mengalami Trauma misalnya, sebagai contoh seseorang yang mengalami trauma karena pernah mengalami kecelakaan mobil beberapa tahun yang lalu. kecelakaan ini membuat yang bersangkutan menjadi trauma dan sama sekali tidak mau lagi mengemudikan mobilnya, karena ketakutan. Maka dapat dipastikan bahwa pada memori orang tersebut terdapat memory tentang kecelakaan yang pernah ia alami. Memori itu yang secara spesifik mempengaruhi emosi dan ketakutan orang tersebut. Dengan mengubah struktur peristiwa pada memori orang tersebut maka kita akan bisa mengubah persepsi orang tersebut terhadap peristiwa yang pernah dialaminya.
caranya?………… belajar Edit Submodality di Ilmu Hipnosis atau NLP………
selamat belajar…
semoga bermanfaat
johan firdaus,S.Sos,MM CHt, CI