Posted on Leave a comment

PseudoHypno

Hipnoterapi atau terapi dengan menggunakan metode hipnosis memang saat ini mulai dikenal oleh khalayak ramai. Di beberapa daerah sudah mulai bermunculan Griya-Griya Sehat yang menggunakan metode hipnosis dan hipnoterapi dalam prakteknya. Bahkan keberadaan Juru Hipnosis dan Hipnoterapis juga sudah mulai diakui oleh Negara sebagai sebuah profesi yang sah dan diakui. Adanya Sertifikasi Kompetensi untuk Juru Hipnosis (Hypnotist) dan Hipnoterapis (Hypnotherapist) pada Badan Nasional Sertifikasi Profesi menunjukkan bahwa profesi Juru Hipnosis dan Hipnoterapis telah mendapat pengakuan Negara sebagai profesi resmi.

Meskipun, tidak dapat dipungkiri, sampai saat ini juga masih terdapat banyak kesalahpahaman masyarakat terhadap hipnosis dan hipnoterapi. Beberapa kalangan masyarakat masih memiliki anggapan yang kurang tepat tentang hipnosis dan hipnoterapi. Berbagai anggapan tersebut tidak hanya anggapan-anggapan yang negatif namun juga mulai banyak anggapan-anggapan yang OverPositive. Di satu sisi, masih beranggapan negatif dan tetap berpegang pada berbagai mitos dan anggapan salah tentang hipnosis dan hipnoterapi. Pada sisi yang lain, justru beranggapan OverPositif dengan menganggap hipnosis dan hipnoterapi adalah sebuah metode terapi sapu jagad, yang dipercaya mampu membantu meringankan bahkan menyembuhkan keluhan apapun. Itulah kenapa masih seringkali ada orangyag menanyakan apakah hipnoterapi dapat membantu menyembuhkan sakit jantung, diabet, patah tulang dan berbagai penyakit fisik lainnya. Disini perlu kebijaksanaan dari para Hipnoterapis tentunya untuk memberikan edukasi bahwa Hipnoterapi adalah metode terapi untuk membantu meringankan berbagai keluhan atau masalah terkait

Pikiran

Perasaan

Perilaku

hanya keluhan keluhan yang terkait ti hal ini saja yang dapat di bantu dengan hipnoterapi. Sedangkan keluhan keluhan yang sifatnya penyakit fisik bukan termasuk pada ranah hipnoterapi.

Meskipun tentunya tidak sesederhana itu, karena seringkali dijumpai hipnoterapi dapat membantu mengatasi penyakit-penyakit “fisik”. Sebenarnya yang terjadi adalah mungkin saja keluhan fisik yang dialami dan dirasakan sebagai sebuah penyakit oleh seseorang adalah efek dari adanya permasalahan psikis nya. Sudah bukan rahasia lagi bahwa masalah emosi dan pikiran seseorang akan sangat mungkin memicu munculnya berbagai keluhan yang sifatnya fisik. Disini di perlukan kejelian dari seorang hipnoterapis untuk mampu menemukan inti permasalahan yag sedang dihadapi klien. Jika memang permasalahan bersumber pada keluhan keluhan emosi maka di situ hipnoterapi bisa membantu. Namun jika masalahnya murni masalah kesehatan fisik, maka peran hipnoterapi adalah sebagai pelengkap atau pendamping perawatan yang dilakukan. Dalam hal ini hipnoterapi bekerja tetap pada koridor pikiran, perasaan dan perilaku. Pada kasus kecelakaan yang mengakibatkan patah kaki misalnya, pasca operasi dimungkinkan pasien mengalami perasaan takut dan tidak percaya bahwa kakinya telah dirawat dan dapat pulih seperti sediakala, ketakutan tersbut menyebabkan pasien enggan bahkan menolak untuk berlatih berjalan kembali karena merasa takut atau merasa kakinya masih cacat. Di sini hipnoterapi akan mengambil peran pada treatmen mengembalikan kepercayaan diri dan keberanian seseorang untuk membantu mempercepat pasien sembuh dan pulih. contoh lagi dalam kasus sakit berkepanjangan diabetes misalnya, karena saking lamanya menyebabkan pasien mengalami putus asa dan sudah tidak semangat untuk sembuh bahkan meyakini bahwa dirinya tidak akan sembuh, di sini hipnoterapi berperan untuk membangkitkan kembali semangat pasien untuk MAU sembuh dan kembali sehat.

Dari contoh contoh di atas jelaslah bahwa hipnoterapi tidak menyembuhkan diabet nya atau patah tulangnya, tetapi hipnoterapi membantu kesehatan mental dan emosi pasien agar memiliki semangat untuk sembuh lebih cepat.

Demikian sekilas uneg uneg tak berarah yang tak sengaja tertumpah.. semoga ada manfaatnya,,..