Posted on Leave a comment

Cara Belajar Sesuai Modalitas

Pendahuluan

Pemahaman modalitas belajar merupakan kunci untuk meningkatkan efektivitas belajar dan pemahaman materi. Modalitas belajar merujuk pada preferensi dan gaya belajar seseorang, baik melalui indera penglihatan (visual), pendengaran (auditorial), atau perabaan (kinestetik). Memahami modalitas belajar individu memungkinkan seseorang untuk mengadaptasi metode belajar yang sesuai, sehingga pembelajaran dapat lebih efektif dan efisien.

1. Modalitas Belajar: Pengertian dan Jenis

a. Visual

  • Ciri-ciri:
    • Lebih efektif belajar melalui gambar, diagram, dan visualisasi.
    • Memiliki kemampuan yang baik untuk mengingat detail visual.
  • Strategi belajar:
    • Gunakan peta konsep, diagram, grafik, dan papan tulis untuk mengorganisir informasi.
    • Tonton video, gunakan gambar, atau buat catatan visual.

b. Auditori

  • Ciri-ciri:
    • Lebih efektif belajar melalui mendengarkan dan mengulang informasi secara lisan.
    • Mampu mengingat dengan baik informasi yang didengar.
  • Strategi belajar:
    • Gunakan rekaman audio, diskusi kelompok, atau baca teks dengan suara keras.
    • Diskusikan materi dengan orang lain dan coba mengajar orang lain dengan lisan.

c. Kinestetik

  • Ciri-ciri:
    • Lebih efektif belajar melalui pengalaman langsung, tindakan fisik, dan praktik.
    • Mampu mengingat informasi melalui pengalaman nyata.
  • Strategi belajar:
    • Terlibat dalam eksperimen, simulasi, atau kegiatan praktik terkait materi.
    • Gunakan permainan peran atau aktivitas fisik untuk memahami konsep.

2. Penerapan Modalitas Belajar dalam Pembelajaran

  • Kesesuaian Metode Pembelajaran:

    • Identifikasi modalitas belajar dominan individu dan sesuaikan metode pembelajaran dengan modalitas tersebut.
    • Misalnya, jika seseorang memiliki preferensi visual, gunakan materi visual seperti diagram atau presentasi.
  • Kombinasi Modalitas:

    • Gunakan pendekatan belajar yang menggabungkan beberapa modalitas untuk memaksimalkan pemahaman.
    • Kombinasikan visual, auditorial, dan kinestetik dalam suatu pembelajaran, seperti menonton video, mendengarkan penjelasan, dan melakukan latihan praktik.
  • Fleksibilitas Pembelajaran:

    • Dorong seseorang untuk eksplorasi dan mencoba berbagai metode belajar untuk menemukan apa yang paling efektif bagi mereka.
    • Ajarkan strategi belajar yang sesuai dengan setiap modalitas untuk membantu mereka mengembangkan keahlian belajar yang holistik.

3. Tips Efektif untuk Belajar Sesuai Modalitas

  • Mengenali Modalitas Dominan:

    • Lakukan tes atau evaluasi untuk mengidentifikasi modalitas belajar yang dominan.
    • Tinjau preferensi terkait belajar seperti apakah seseorang lebih memilih membaca, mendengarkan, atau bergerak aktif.
  • Menggunakan Teknik Sesuai Modalitas:

    • Sesuaikan teknik belajar dengan modalitas dominan.
    • Misalnya, jika dominan visual, buat mind map atau rangkuman visual dari materi.
  • Variasi dalam Pembelajaran:

    • Kembangkan keahlian dalam memanfaatkan lebih dari satu modalitas belajar.
    • Latih diri untuk memahami informasi melalui berbagai modalitas untuk mengoptimalkan pemahaman dan retensi informasi.

Kesimpulan

Pemahaman dan penerapan modalitas belajar adalah kunci untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi belajar. Dengan mengidentifikasi preferensi modalitas belajar dan mengadaptasi metode belajar yang sesuai, individu dapat memaksimalkan pemahaman dan pengalaman belajar mereka. Menggabungkan berbagai modalitas belajar dalam pembelajaran membantu menciptakan pendekatan yang lebih holistik dan efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran

Posted on Leave a comment

Menggali Kedalaman Alam Bawah Sadar Manusia Melalui Kartu Tarot

Dalam perjalanan menuju pemahaman diri yang lebih dalam, manusia sering kali dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan dan misteri yang tersembunyi di dalam alam bawah sadar mereka. Salah satu alat yang telah digunakan untuk menjelajahi kedalaman ini adalah kartu Tarot. Meskipun sering kali diidentikkan dengan ramalan, penggunaan kartu Tarot lebih dari sekadar prediksi masa depan. Artikel ini akan membahas bagaimana kartu Tarot digunakan untuk menjelajahi alam bawah sadar manusia, mengungkapkan potensi diri, dan menginspirasi pertumbuhan spiritual.

1. Memahami Kartu Tarot: Simbolisme dan Struktur

Kartu Tarot terdiri dari 78 kartu yang terbagi menjadi dua kelompok utama: 22 kartu besar (Major Arcana) dan 56 kartu kecil (Minor Arcana). Setiap kartu memiliki gambar dan simbol-simbol yang mewakili berbagai aspek kehidupan manusia. Simbolisme dalam kartu Tarot mencakup elemen-elemen seperti elemen alam, numerologi, dan arketipe psikologis. Pengamatan simbol-simbol ini adalah langkah awal dalam menggali alam bawah sadar manusia.

2. Proses Membaca Kartu Tarot

Membaca kartu Tarot adalah seni yang memerlukan keterampilan dan intuisi. Seorang pembaca Tarot merenungkan pertanyaan atau situasi yang diberikan oleh klien dan kemudian memilih kartu-kartu dari set. Setiap kartu memiliki makna yang unik, tetapi interaksi antara kartu-kartu ini juga penting. Proses membaca melibatkan memahami simbolisme masing-masing kartu, serta cara mereka berinteraksi untuk menceritakan cerita yang lebih besar.

3. Menjelajahi Alam Bawah Sadar

Kartu Tarot memiliki kemampuan untuk mencerminkan berbagai aspek alam bawah sadar manusia. Pada saat membaca, kartu-kartu yang muncul dapat mencerminkan emosi, konflik internal, dan keinginan yang mungkin tidak sepenuhnya disadari oleh individu. Misalnya, kartu yang menggambarkan ketakutan atau perubahan dapat membantu seseorang menjelajahi ketakutan tersembunyi atau rintangan yang mereka hadapi dalam hidup mereka.

4. Pertumbuhan Pribadi melalui Refleksi

Salah satu manfaat besar dari penggunaan kartu Tarot adalah bahwa itu mendorong refleksi mendalam. Saat seseorang merenungkan makna kartu dan cara mereka berhubungan dengan situasi atau pertanyaan yang diajukan, itu memicu proses introspeksi yang membantu seseorang memahami diri mereka sendiri dengan lebih baik. Ini adalah langkah pertama menuju pertumbuhan pribadi dan perubahan positif.

5. Memotivasi Pertumbuhan Spiritual

Penggunaan kartu Tarot juga dapat menjadi alat untuk pertumbuhan spiritual. Beberapa orang melihat pengalaman membaca kartu Tarot sebagai bentuk meditasi yang membantu mereka terhubung dengan dimensi spiritual dalam diri mereka. Kartu-kartu ini dapat mewakili arketipe-arketipe universal yang membantu individu menjelajahi makna hidup dan tujuan spiritual mereka.

6. Menghormati Praktik Kartu Tarot

Meskipun penggunaan kartu Tarot dapat sangat bermanfaat, penting untuk memahami bahwa ini adalah alat interpretatif. Artinya, hasil dari pembacaan kartu Tarot tidak mutlak dan dapat ditafsirkan dengan berbagai cara. Setiap pembaca memiliki gaya dan pendekatan yang berbeda, yang menghasilkan hasil yang unik.

Kesimpulan

Penggunaan kartu Tarot sebagai alat untuk menjelajahi alam bawah sadar manusia adalah praktik yang mendalam dan bermanfaat. Dalam perjalanan pemahaman diri dan pertumbuhan pribadi, kartu Tarot dapat menjadi panduan yang kuat. Meskipun memiliki aspek spiritual, penting untuk menghormati pendekatan individu terhadap kartu Tarot. Saat digunakan dengan bijak, kartu Tarot dapat membuka pintu menuju alam bawah sadar, memfasilitasi pertumbuhan pribadi, dan memberikan pandangan yang mendalam tentang kehidupan manusia.

Posted on Leave a comment

Kecemasan (Anxiety): apa dan bagaimana?

Kecemasan adalah pengalaman emosional yang seringkali dialami oleh hampir semua orang dalam kehidupan mereka. Ini adalah respons alami tubuh terhadap stres atau tekanan yang dialami, tetapi masalah kecemasan yang berkepanjangan dan tidak terkendali dapat menjadi hambatan yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari seseorang. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan beberapa jenis masalah kecemasan yang umum terjadi dan beberapa cara untuk mengatasi mereka.

1. Kecemasan Umum (Generalized Anxiety Disorder/GAD)

Kecemasan umum adalah jenis masalah kecemasan yang ditandai dengan perasaan cemas yang berlebihan dan terus-menerus tanpa alasan yang jelas. Orang dengan GAD cenderung merasa gelisah, khawatir, dan sulit untuk mengontrol pikiran negatif yang terus menerus menghantui mereka. Untuk mengatasi GAD, penting untuk mengidentifikasi dan menghadapi pikiran negatif, serta menggunakan teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau olahraga rutin.

2. Gangguan Panik (Panic Disorder)

Gangguan panik adalah kondisi di mana seseorang mengalami serangan panik mendadak dan intens. Serangan panik seringkali datang tanpa peringatan dan menyebabkan gejala fisik seperti detak jantung cepat, keringat berlebih, gemetar, dan perasaan kehilangan kendali. Terapi kognitif perilaku (CBT) dan terapi dukungan emosional bisa menjadi solusi yang efektif untuk mengatasi gangguan panik.

3. Fobia

Fobia adalah jenis masalah kecemasan yang ditandai oleh ketakutan berlebihan terhadap objek, situasi, atau makhluk tertentu. Contoh fobia umum termasuk fobia terhadap ketinggian, serangga, dan tempat ramai. Terapi desensitisasi sistematis, di mana penderita secara bertahap dihadapkan pada ketakutan mereka dengan dukungan profesional, dapat membantu mengatasi fobia.

4. Gangguan Kecemasan Sosial (Social Anxiety Disorder)

Gangguan kecemasan sosial menyebabkan ketakutan berlebihan terhadap situasi sosial atau situasi di mana penderita harus berinteraksi dengan orang lain. Orang dengan gangguan ini cenderung merasa malu, gugup, dan takut dihakimi oleh orang lain. Terapi perilaku kognitif dan latihan untuk meningkatkan keterampilan sosial dapat membantu mengatasi kecemasan sosial.

5. Gangguan Obsesif-Kompulsif (Obsessive-Compulsive Disorder/OCD)

Gangguan obsesif-kompulsif ditandai oleh pikiran obsesif yang mengganggu dan dorongan untuk melakukan tindakan kompulsif untuk meredakan kecemasan. Misalnya, seseorang yang memiliki obsesi dengan kebersihan mungkin terus-menerus mencuci tangan. Terapi eksporur dan respon pencegahan (ERP) adalah pendekatan terapi yang efektif untuk mengatasi OCD.

6. Gangguan Stres Pasca Trauma (Post-Traumatic Stress Disorder/PTSD)

PTSD adalah masalah kecemasan yang muncul setelah seseorang mengalami atau menyaksikan peristiwa traumatis. Penderita PTSD mungkin mengalami mimpi buruk, kilas balik, dan menghindari situasi yang mengingatkan pada peristiwa traumatis. Terapi kognitif perilaku dan terapi trauma dapat membantu penderita PTSD mengatasi gejala mereka.

7. Kecemasan Kesehatan (Health Anxiety)

Kecemasan kesehatan menyebabkan ketakutan berlebihan terhadap kondisi kesehatan pribadi yang seringkali berlebihan dan tidak rasional. Penderita kecemasan kesehatan cenderung terobsesi dengan gejala fisik mereka dan terus mencari konfirmasi dari profesional medis. Terapi kognitif perilaku dan pendekatan holistik untuk kesehatan dapat membantu mengatasi kecemasan kesehatan.

Kesimpulan

Masalah kecemasan dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan seseorang, termasuk hubungan, pekerjaan, dan kesejahteraan secara keseluruhan. Penting untuk diingat bahwa masalah kecemasan dapat diatasi, dan seseorang tidak sendirian dalam menghadapinya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami masalah kecemasan yang berat, jangan ragu untuk mencari bantuan dari profesional kesehatan mental. Dengan dukungan dan pendekatan yang tepat, masalah kecemasan dapat diatasi, dan kehidupan dapat kembali menjadi lebih seimbang dan bahagia.

Posted on Leave a comment

PseudoHypno

Hipnoterapi atau terapi dengan menggunakan metode hipnosis memang saat ini mulai dikenal oleh khalayak ramai. Di beberapa daerah sudah mulai bermunculan Griya-Griya Sehat yang menggunakan metode hipnosis dan hipnoterapi dalam prakteknya. Bahkan keberadaan Juru Hipnosis dan Hipnoterapis juga sudah mulai diakui oleh Negara sebagai sebuah profesi yang sah dan diakui. Adanya Sertifikasi Kompetensi untuk Juru Hipnosis (Hypnotist) dan Hipnoterapis (Hypnotherapist) pada Badan Nasional Sertifikasi Profesi menunjukkan bahwa profesi Juru Hipnosis dan Hipnoterapis telah mendapat pengakuan Negara sebagai profesi resmi.

Meskipun, tidak dapat dipungkiri, sampai saat ini juga masih terdapat banyak kesalahpahaman masyarakat terhadap hipnosis dan hipnoterapi. Beberapa kalangan masyarakat masih memiliki anggapan yang kurang tepat tentang hipnosis dan hipnoterapi. Berbagai anggapan tersebut tidak hanya anggapan-anggapan yang negatif namun juga mulai banyak anggapan-anggapan yang OverPositive. Di satu sisi, masih beranggapan negatif dan tetap berpegang pada berbagai mitos dan anggapan salah tentang hipnosis dan hipnoterapi. Pada sisi yang lain, justru beranggapan OverPositif dengan menganggap hipnosis dan hipnoterapi adalah sebuah metode terapi sapu jagad, yang dipercaya mampu membantu meringankan bahkan menyembuhkan keluhan apapun. Itulah kenapa masih seringkali ada orangyag menanyakan apakah hipnoterapi dapat membantu menyembuhkan sakit jantung, diabet, patah tulang dan berbagai penyakit fisik lainnya. Disini perlu kebijaksanaan dari para Hipnoterapis tentunya untuk memberikan edukasi bahwa Hipnoterapi adalah metode terapi untuk membantu meringankan berbagai keluhan atau masalah terkait

Pikiran

Perasaan

Perilaku

hanya keluhan keluhan yang terkait ti hal ini saja yang dapat di bantu dengan hipnoterapi. Sedangkan keluhan keluhan yang sifatnya penyakit fisik bukan termasuk pada ranah hipnoterapi.

Meskipun tentunya tidak sesederhana itu, karena seringkali dijumpai hipnoterapi dapat membantu mengatasi penyakit-penyakit “fisik”. Sebenarnya yang terjadi adalah mungkin saja keluhan fisik yang dialami dan dirasakan sebagai sebuah penyakit oleh seseorang adalah efek dari adanya permasalahan psikis nya. Sudah bukan rahasia lagi bahwa masalah emosi dan pikiran seseorang akan sangat mungkin memicu munculnya berbagai keluhan yang sifatnya fisik. Disini di perlukan kejelian dari seorang hipnoterapis untuk mampu menemukan inti permasalahan yag sedang dihadapi klien. Jika memang permasalahan bersumber pada keluhan keluhan emosi maka di situ hipnoterapi bisa membantu. Namun jika masalahnya murni masalah kesehatan fisik, maka peran hipnoterapi adalah sebagai pelengkap atau pendamping perawatan yang dilakukan. Dalam hal ini hipnoterapi bekerja tetap pada koridor pikiran, perasaan dan perilaku. Pada kasus kecelakaan yang mengakibatkan patah kaki misalnya, pasca operasi dimungkinkan pasien mengalami perasaan takut dan tidak percaya bahwa kakinya telah dirawat dan dapat pulih seperti sediakala, ketakutan tersbut menyebabkan pasien enggan bahkan menolak untuk berlatih berjalan kembali karena merasa takut atau merasa kakinya masih cacat. Di sini hipnoterapi akan mengambil peran pada treatmen mengembalikan kepercayaan diri dan keberanian seseorang untuk membantu mempercepat pasien sembuh dan pulih. contoh lagi dalam kasus sakit berkepanjangan diabetes misalnya, karena saking lamanya menyebabkan pasien mengalami putus asa dan sudah tidak semangat untuk sembuh bahkan meyakini bahwa dirinya tidak akan sembuh, di sini hipnoterapi berperan untuk membangkitkan kembali semangat pasien untuk MAU sembuh dan kembali sehat.

Dari contoh contoh di atas jelaslah bahwa hipnoterapi tidak menyembuhkan diabet nya atau patah tulangnya, tetapi hipnoterapi membantu kesehatan mental dan emosi pasien agar memiliki semangat untuk sembuh lebih cepat.

Demikian sekilas uneg uneg tak berarah yang tak sengaja tertumpah.. semoga ada manfaatnya,,..

Posted on Leave a comment

Perlukah anak kecil di Hipnosis????

Seringkali muncul pertanyaan tentang bagaimana menghipnotis atau “menidurkan” anak kecil??

Untuk pertanyaan ini, saya pribadi akan menanyakan balik tentang apa tujuan untuk menghinotis anak kecil? apakah untuk pertunjukan ataukah untuk hal lain? dalam tulisan ini, anak kecil disini saya khususkan untuk anak umur kurang dari 7 tahun.

Jika tujuan menghipnotis anak kecil adalah untuk pertunjukan, secara pribadi saya kurang setuju stage hipnosis dengan suyet anak kecil. Hal ini karena pengalaman yang akan dialami oleh sang anak akan otomatis menjadi referensi pembentuk sistem keyakinan anak karena pada umur kurang dari 7 tahun, filter mental anak belum berfungsi sempurna. Sehingga pengalaman apapun atau sugesti apapun yang diterima oleh anak akan langsung masuk ke dalam pikiran bawah sadar anak.

Namun, belum aktifnya filter mental anak ketika anak berusia kurang dari 7 tahun, justru merupakan celah bagi kita, orang tua nya, untuk memberikan sugesti sugesti positif kepada anak agar anak memiliki sistem keyakinan yang pas. Belum Aktifnya filter mental pada anak anak memungkinkan kita, orang tua, untuk memberikan sugesti sugesti positif pada anak tanpa perlu anak anak “ditidurkan”

Posted on Leave a comment

Apa Sih Hipnosis?

Assalamualaikum,

Mendengar kata hipnosis atau lebih akrab disebut hipnotis, tak dapat dipungkiri akan mungkin sekali muncul banyak referensi kita tentang hal hal berkisar Penipuan, Gendam, dan beberapa praktek kejahatan lainnya. Intinya, sampai saat ini masih sangat banyak anggapan negatif masyarakat terhadap hipnosis/hipnotis. Bahkan, jangankan Hipnosis, Hipnoterapi yang jelas jelas sebagai salah satu metode terapi untuk membantu masalah yang terkait pikiran perasaan dan perilaku juga seringkali mendapat pandangan yang kurang pas.

Secara simpel nya, pengertian hipnosis adalah sebuah kondisi dimana seseorang menerima sugesti dari pihak lain tanpa kritik. Ketika seseorang meminta sesuatu pada orang lain dan permintaan itu dilaksanakan atau dipenuhi tanpa pertanyaan lagi, maka itulah hipnosis. contoh, seorang atasan yang memberikan perintah pada bawahan dan bawahan langsung menjalankan perintah tersebut tanpa bertanya ini itu, disitulah hipnosis terjadi. Atau ketika seorang pemuka agama memberikan wejangan pada muridnya dan sang murid seketika membenarkan dan melaksanakan wejangan tersebut tanpa bertanya lagi, maka di situlah hipnosis.

Dari segi fenomena nya, hipnosis adalah sebuah kondisi dimana seseorang terfokus pada satu hal dan mengabaikan hal hal di luar fokusnya. Contoh, seseorang yang sedang fokus nonton Televisi dan tidak sadar ketika dia dipanggil padahal dia dipanggil dari jarak yang sangat dekat, atau ketika seseorang sedang fokus melihat kecantikan seorang wanita, sehingga tanpa sadar dia telah menyerahkan barang barang berharganya pada wanita tersebut. dan masih banyak lagi contoh hipnosis dalam kehidupan sehari hari.

so,,, sudahkah ada ide dalam konstruksi pemikiran dan keyakinan anda tentang apa itu hipnosis dan bagaimana terjadinya hipnosis????

jika belum,,, mungkin anda perlu merasakan bagaimana kondisi hipnosis yang sebenarnya….

Posted on Leave a comment

Ruang Lingkup Hipnoterapi

Assalamualaikum,

Seiring perjalanan waktu, keberadaan hipnosis semakin di kenal masyarakat. Bahkan hipnoterapi sebagai sebuah cabang aplikasi hipnosis untuk terapi juga semakin dikenal masyarakat. Bahkan Hipnoterapi juga sudah diakui sebagai bagian dari Pengobatan komplementer. profesi Parktisi hinoterapi atau disebut Hipnoterapis pun juga telah diakui oleh negara sebagai sebuah profesi resmi.

Namun, di balik semua itu, tak dapat di abaikan juga kondisi bahwa ternyata beberapa masyarakat masih terkadang rancu memahami keberadaan hipnoterapi. Sebagian bersikap apatis dan menganggap hipnoterapi hanyalah sebuah terapi yang tidak dapat memberikan efek perbaikan pada kondisi klien. Di satu sisi, terdapat juga masyarakat yang memaknai hipnoterapi sedikit “terlalu” tinggi, dimana hipnoterapi dianggap sebagai terapi untuk segala macem keluhan baik fisik maupun psikis…..

Nah, disini, penulis ingin berbagi sedikit pengetahuan yang admin miliki terkait ruang lingkup hipnoterapi, atau keluhan apa saja yang dpat di bantu dengan hipnoterapi…. berikut diagram tentang ruang lingkup hipnoterapi….

Posted on Leave a comment

ANTARA HIPNOSIS DAN KLENIK

Bukan rahasia lagi jika selama ini seringkali orang mengasumsikan bahwa hipnosis selalu terkait dengan klenik atau melibatkan makhluk halus seperti jin, prewangan dan lain sebagainya. Memang, bagi orang yang awam tentang hipnosis, orang yang belum paham betul bagaimana cara kerja pikiran manusia, akan dengan mudah mempercayai keyakinan ini. Hal ini dikarenakan, fenomena hipnosis memungkinkan terjadinya kejadian kejadian yang secara nalar sulit diterima. Bayangkan saja jika seseorang biasa tiba tiba menjadi sangat kuat dan mampu mendorong 10 orang yang jauh lebih besar darinya atau ketika keluhan seseorang yang telah bertahun tahun dirasakan tiba tiba hilang dan teratasi.

Kenyataan kenyataan ini menggelitik jiwa ndablek saya untuk :mengintip” apa yang sebenarnya terjadi. Di sela-sela pembelajaran Ilmu Hipnosis, Alhamdulillah saya dipertemukan dengan seorang Guru yang memiliki pengetahuan dan pengalaman baik di bidang Hipnosis maupun mistis hehehe….. memang belum banyak ilmu yang saya serap dari beliau, tapi setidaknya ada beberapa dasar pengetahuan yang telah saya pahami.

Dari pembelajaran yang saya jalani, tanpa ada maksud membandingkan, dengan mempelajari pola pola yang ada, saya akhirnya menarik sebuah kesimpulan bahwa: ” Meskipun ritual ritual metafisis dan mistis seringkali “mengaplikasikan” prinsip prinsip hipnosis di dalamnya. Hipnosis sama sekali bebas dari Keterlibatan kuasa ghaib atau klenik atau melibatkan ritual-ritual supranatural lainnya,”

Posted on Leave a comment

BEDA WARNA BEDA RASA…..

Salam ……

Anda sudah menonton Film Spiderman: No Way Home? atau Avenger: End Game? atau SupermanVs Batman? atau Justice League? atau film film action lainnya. Seru kan? Apalagi jika anda menonton nya di Bioskop Waaah…. makin seru dengan tambahan efek suara yang menggelegar. Semakin memacu adrenalin kita saat menontonnya. Ukuran layar yang super lebar juga menambah keseruan kita dalam menonton film. Apalagi saat lampu dipadamkan,, yang membuat mata kita terfokus pada tampilan di layar, membuat kita semakin menikmati setiap adegan yang ditampilkan.

Sekarang, coba anda bandingkan pengalaman menonton film yang sama, tapi anda menonton lewat TV, Masih seru kan? Tapi Seru an mana bila dibanding menonton di bioskop? kita bisa memasang suara yang cukup keras dari tv kita, tapi lebih atraktif mana dibandingkan efek suara di bioskop. Lebih jauh, Bagaimana kesan anda terhadap film yang baru saja anda tonton, bandingkan saat anda baru saja menonton film yang sama di bioskop. Adakah perbedaan? Perbedaan Rasa? Perbedaan Sensasi? Perbedaan Emosi? bahkan Perbedaan Memori?…. mengapa berbeda? bukankah film nya sama saja?

Dalam ilmu Neuro Linguistic Programming atau dikenal sebagai NLP, dikenal sebuah Presupposisi “Every Experience has a structure” atau dapat diartikan bahwa setiap pengalaman yang dimiliki seseorang pasti terkandung struktur di dalamnya. Struktur tersebut pada akhirnya saling menopang membentuk sebuah Pengalaman dengan sensasi yang khusus. Sebuah contoh, pada suatu kejadian dimana seseorang sedang berteriak teriak, maka akan berbeda sensasi yang dirasakan orang yang melihatnya ketika seseorang tersebut berteriak di sebuah ruangan rapat saat terjadi rapat dengan ketika seseorang berteriak di pinggir lapangan saat pertandingan bola. Perbedaan sesnsasi tersebut dikarenakan Struktur yang menopang dua kejadian tersebut berbeda.

Sama halnya, bayangkan ketika anda sedang menonton sebuah film action yang seru, dengan efek suara menggelegar, adegan adegan pertarungan yang mendebarkan bahkan terkadang diwarnai cipratan darah. Pasti Seru,.,.,…. Sekarang bayangkan anda menonton film yang sama, TAPI,…. Gambarnya hitam putih……….. suaranya kecil atau kurang menggelegar, atau efek suaranya di ganti soundtrack lagu dangdut…….. bagaimana sensasi yang kira kira akan anda rasakan? di sinilah nampak bahwa setiap sensasi pada suatu peristiwa akan memberikan efek emosi yang khusus pula.

atau silakan bayangkan apa jadinya emosi kita jika mendengar lagi Ebiet G Ade di nyanykan dengan irama dangdut koplo???

Sama Halnya ketika seseorang mengalami Trauma misalnya, sebagai contoh seseorang yang mengalami trauma karena pernah mengalami kecelakaan mobil beberapa tahun yang lalu. kecelakaan ini membuat yang bersangkutan menjadi trauma dan sama sekali tidak mau lagi mengemudikan mobilnya, karena ketakutan. Maka dapat dipastikan bahwa pada memori orang tersebut terdapat memory tentang kecelakaan yang pernah ia alami. Memori itu yang secara spesifik mempengaruhi emosi dan ketakutan orang tersebut. Dengan mengubah struktur peristiwa pada memori orang tersebut maka kita akan bisa mengubah persepsi orang tersebut terhadap peristiwa yang pernah dialaminya.

caranya?………… belajar Edit Submodality di Ilmu Hipnosis atau NLP………

selamat belajar…

semoga bermanfaat

johan firdaus,S.Sos,MM CHt, CI

Posted on Leave a comment

Hipnosis untuk apa?

Akhir akhir ini, keberadaan hipnosis semakin dikenal oleh masyarakat, terlepas dari apakah hipnosis dikenal positif ataukah negatif. Bagaimanapun, perkembangan pengetahuan tentang hipnosis ini menjadi satu hal yang positif bagi kami para praktisi hipnosis dan Hipnoterapi. Semakin dikenalnya hipnosis di masyarakat menjadi pintu masuk bagi kami untuk memberikan berbagai edukasi tentang “makhluq” apa sebenarnya hipnosis, Apakah berbagai anggapan negatif tentang hipnosis adalah salah atau Tidak Salah dan banyak lagi Pekerjaan Rumah bagi kami untuk memberikan pemahaman yang pas tentang hipnosis.

Saat ini memang hipnosis masih lebih dominan di kenal sebagai sebuah aplikasi skill untuk hiburan. Sebuah skill untuk mempertunjukkan sebuah pertunjukan di depan khalayak ramai dengan tujuan untuk menghibur. Belum banyak yang mengetahui dengan pasti beberapa Ilmu Terapan yang dapat diaplikasikan dengan basis Ilmu Hipnosis.

Berikut Beberapa Terapan Hipnosis yang dapat dipelajari dan di pakai dalam kehidupan sehari hari:

  1. Hypnoforensic

Hypnoforensic atau Forensic Hypnosis adalah aplikasi hipnosis yang secara khusus ditujukan untuk membantu saksi mata mengingat kembali kejadian-kejadian yang telah di ketahuinya. Forensic Hypnosis juga dapat dilakukan untuk membantu saksi mengingat dengan detil gambaran mengenai orang orang yang di duga melakukan tindakan kejahatan. Forensic hypnosis digunakan ketika saksi mengalami Blocking pada memorinya yang mengakibatkan selective amnesia atau melupakan hal hal tertentu pada memorinya

2. Online Hypnotherapy

Apabila pada suatu ketika ada Klien yang sangat ingin dibantu akan tetapi posisi nya jauh dari lokasi kita. Hal ini tidak memungkinkan untuk kita mendatangi klien atau klien datang kepada kita. Pada kondisi seperti ini, maka proses terapi hipnosis dapat dilakukan secara online. Dengan demikian hambatan atau masalah yang ada dapat teratasi dan klien dapat tetap terbantu.

3. HypnoParenting

Dari namanya saja, Hypnoparenting, tentunya kita sudah dapat menerka bahwa ini adalah aplikasi hipnosis pada ranah parenting. Dengan memahami HipnoParenting kita akan mengetahui “treatment yang pas dalam mendidik anak anak kita. Hypnoparenting memberikan referensi lebih pada tehnik dan tata cara mendidik anak dengen menyertakan tehnik tehnik hipnosis dalam prakteknya.

4. Hypnosleep

Hypnosleep merupakan aplikasi hipnosis yang sedikit berbeda dari aplikasi hipnosis yang lain. Hypnosleep ini dilakukan pada orang yang sedang dalam kondisi tidur. Hypnosleep ini unik, karena memiliki beberapa perbedaan tahapan dari hipnosis biasa. Selain itu, Hypnosleep ini hanya bisa dilakukan oleh orang yang memiliki kedekatan emosional yang sangat erat dengan suyet.

5. Medical Hypnosis

Medical Hypnosis adalah penerapan ilmu hypnosis pada ranah kedokteran atau medis. Beberapa aplikasi hipnosis pada bidang kedokteran antara lain :

a. HypnoBirthing: bagaimana melahirkan tanpa rasa sakit.

b. HypnoAnestesi: Penggunaan Hipnosis untuk melakukan anestesi pada pembedahan.

c. HypnoCircumcision: Penggunaan Hipnosis untuk melakukan Khitan.

6. Hypno Teaching/ Public Speaking

Hipnosis juga dapat diaplikasikan pada dunia pendidikan atau yang disebut HypnoTeaching, dimana proses pembelajaran yang dilaksanakan sedemikian rupa dengan memperhatikan prinsip prinsip hipnosis. Selain itu Hipnosis juga dapat diterapkan pada Public speaking, baik pada bagian Self Controlling saat sebelum maupun ketika tampil berbicara, selain itu juga hipnosis bermanfaat untuk tehnik penguasaan materi dengan cepat. Hipnosis juga dapat diterapkan untuk “mengkondisikan” perhatian audience. Kesemuanya itu untuk mendukung terciptanya sebuah Public Speaking session yang powerful.

7. Hypnostreet/ Hypnostage

Pernah menonton program TV Rommy Rafael? dimana seringkali Rommy rafael mempertunjukkan skill hipnosis nya pada orang orang yang ditemui. Performance tersebut dapat disebut sebagai Hypnostreet dimana seorang hipnosis melakukan kegiatan pertunjukan hipnosis di “jalanan”. Jenis Performance Hipnosis yang lain adalah Hypnostage, sesuai namanya Hypnostage adalah pertunjukan show hypnosis di sebuah Panggung atau Studio..

8. HypnoMotivation

Penggunaan Hipnosis di Panggung Motivasi juga dapat memberikan pengaruh besar bagi audience. Dengan Tehnik hipnosis, pemberian motivasi akan menjadi lebih efektif.

9. HypnoSelling

Hypnoselling adalah aplikasi hipnosis untuk membantu meningkatkan penjualan atau bisnis.

Demikian beberapa pemanfaatan ilmu hipnosis dalam beberapa bidang kehidupan. Semoga informasi sederhana ini dapat menambah wawasan tentang hipnosis dan kegunaannya dalam kehidupan sehari hari. Jangan Sungkan Mengenal Hipnosis dan jangan segan belajar Hipnosis karena

Hipnosis itu Mudah dan bermanfaat….. …

mjcenterid.com

mjhipnocenter

Johan Firdaus, S.Sos,MM, CHt, CI